Gepur's World Best View Using Mozilla Firefox 3.6 With High Resolution

Pages

Subscribe:

Rabu, 01 Agustus 2012

NILAI OH NILAI

oleh Lalu Arman Rozika pada 27 Januari 2012 pukul 6:56 
 
 
Setelah bersusah payah membanting tulang, memeras pikiran, memeras tenaga, membanting meja dan kursi, membanting gelas (rumit sekali ya). Setelah sekian hari berjibaku melawan kerasnya terpaan dan cobaan, setelah tarkatung-katung menghadapinya, setelah terlunta-lunta jatuh bangun, setelah terombang-ambing sampai compang-camping (lebay amat yak). Keluarlah sudah, keluar sudah hasil final UAS (ujian akhir semester) 5. Lega sih. Seneng, sedih, bahagia, kecewa, dan GALAU bercampur jadi satu (hmm, lagi-lagi kata itu).

Banyak banget reaksi temen-temen waktu ngeliat, atau tau nilainya kaya apa. Ada yang langsung nangis-nangis gak jelas (gue yakin banyak yang nangis, walopun cuma dalem hati. Hayoo pada ngaku, hehe). Ada yang ketawa kecil, ada juga yang ketawa besar. Ada yang biasa-biasa aja, tapi ada juga yang pengen bunuh diri (serem amat coy). Yah, semester lima memang adalah monster, dan kita dituntut untuk menjadi Ultraman-nya (apa coba, hahaha).

Di status Fb pada ribut ngomongin nilai, lebih ribut daripada emak gue yang marah-marah gara-gara gue males nyuci kaus kaki. Temen-temen cowo jadi makin sensitif gara-gara nilai, lebih sensitif dari nenek gue yang lagi menstruasi.

Nilai oh nilai. Kenapa sih gue bingung mikirin nilai, gue kan gak makan nilai.  Nilai juga gak bakal makan gue. Kalo nilai jelek, gue gak mati juga kan. Guys, gue nangis meraung-raung gara-gara nilai (ngga, ngga, just kidding). Kalau nilai itu bisa dengerin gue, gue pengen bicara seperti cewe yang ngambek sama cowonya sambil nangis-nangis, kaya gini, “Nilai, kenapa sih elo ga pernah mau ngertiin gue, padahal gue udah meluangkan waktu makan, mandi, tidur, dan bermain gue cuman buat merhatiin elo. Gue gak tidur sampe larut malem cuman buat elo. Tapi apa, apaaa yang udah elo perbuat sama gue. Cukup tau!!!. Elo.... gue..... ( ? )”

Semester ini juga terasa agak mengecewakan akibat nggak ada SP (semester pendek). Sebenernya, menurut gue itu bukan SP, tapi SPS (semester pendek sekali). Kalo boleh usul, gue pengen SP diganti menjadi SPSYTBDAMNMLB  (semester pendek sekali yang tidak berbayar dan akan merubah nilai menjadi lebih baik)

Nilai, ya nilai lagi. Dengan sendirinya gue bakalan lupa dengan nilai. Pelan tapi pasti, gue bakalan merasa biasa-biasa aja dengan nilai yang gue dapatkan kali ini. Gue akan mempersembahkan yang lebih baik semester depan, gue akan berkorban jiwa raga (wow, sangar) untuk memperbaiki keadaan diri gue yang sekarang ini. Dan, gue percaya Gusti Ora Sare (Tuhan ngga tidur). Pasti semester depan lebih baik, lebih baik dan LEBIH BAIK. AMIN :)
 

0 komentar:

Posting Komentar